Pengembangan Perpustakaan Desa Binaan Untuk Meningkatkan Literasi Masyarakat

Ponorogo ( SemeruSatu.Com )— Sebagai upaya Pengembangan Perpustakaan Desa Binaan Untuk Meningkatkan Literasi Masyarakat, Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP Universitas Airlangga mengadakan kegiatan pengabdian Masyarakat di Desa Manuk Kecamatan Siman Ponorogo.

 

Kegiatan diadakan dengan mengadakan acara sosialisasi “pengembangan layanan perpustakaan desa berbasis komunitas untuk meningkatkan literasi” warga setempat.

Meinia Prasyeti Kurniasari, S.IIP, MA., selaku ketua pelaksana pengabdian masyarakat mengatakan Perpustakaan Desa menjadi salah satu sumber informasi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi masyarakat desa setempat. Literasi memiliki peranan penting, yaitu dengan memiliki literasi yang cukup masyarakat dapat
Desa manuk sebagai desa sehat tingkat Propinsi memiliki Perpustakaan Desa yang sangat representatif memiliki koleksi yang memadai.

 

Salah satu kegiatannya yaitu pelatihan yang mendukung masyarakat dalam mengembangkan karirnya, misalnya pelatihan tata rias bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Ponorogo.

 

Para peserta sosialisasi yang hadir terdiri dari para pengelola perpustakaan, komunitas literasi, perangkat desa, karangtaruna, perwakilan UMKM, BPD dan Ibu-ibu PKK, terlihat antusias mengikuti pelatihan.

Ada peserta menanyakan bahwa kesulitan utama mengalihkan penggunaan Gadget untuk beralih ke koleksi Perpustakaan yang ada di desa. Saat ini memang dibutuhkan pemahaman terhadap manfaat Gadget yang terkoneksi Internet untuk kebutuhan pemenuhan Literasi informasi misal tentang pupuk, cara bercocok tanam dan belajar Berliterasi disaat pandemi untuk mendampingi anak-anak mereka saat Sekolah Daring.

 

Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Desa Manuk Endang Sukeci yang menyampaikan bahwa manfaat yang didapatkan oleh masyarakat antara lain meningkatnya minat baca, menambah wawasan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai contoh, warga yang memiliki usaha kemudian aktif memanfaatkan layanan perpustakaan dari desa yaitu pojok buku, nanti akan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam mengembangkan usaha,”terangnya

Di sisi lain, bisa mengembangkan layanan yang pro aktif dan jemput bola ke warga masyarakat yang membutuhkan bahan bacaan.(red)