Wali Kota Kediri dampingi Forkopimda Jawa Timur Tinjau Vaksinasi Berbasis Pesantren

Kediri ( SemeruSatu.Com )–Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mendampingi jajaran Forkopimda Jawa Timur meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis (26/8). Vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo ini merupakan rangkaian dari kegiatan Serbuan Vaksinasi Berbasis Pesantren yang dilakukan serentak di Ponpes Se-Jatim dan sudah dimulai hari Rabu (25/8).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur yang telah membantu percepatan vaksinasi di wilayah Kota Kediri. “Seperti yang disampaikan Bu Gubernur bahwa dari TNI Polri akan membantu ketersediaan stok vaksin untuk vaksinasi berbasis pesantren ini. Untuk itu, saya berharap mudah-mudahan stok dan distribusi vaksin aman dan lancar sehingga vaksinasi di Ponpes Lirboyo bisa berjalan dengan baik dan seluruh santrinya bisa divaksin,” ujar Wali Kota Kediri

Sementara itu, usai memantau vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Vaksinasi Berbasis Pesantren ini dilakukan serentak sesuai ketersediaan stok vaksin. Gubernur Jatim melanjutkan, tim dari TNI Polri akan membantu menyediakan kebutuhan vaksin untuk mencukupi stok vaksin Ponpes Lirboyo hingga 7 September mendatang. “Jadi kita ingin ada vaksinasi yang lebih masif sehingga proses untuk bisa mengendalikan dan sampai tahap menghentikan penyebaran Covid-19 kita harapkan semua bisa kita maksimalkan,” terangnya.

Gubernur Jatim juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh masayikh Pondok Pesantren Lirboyo dan tenaga kesehatan yang sudah bersatu padu melaksanakan vaksinasi. Khofifah menambahkan, kemarin ada 41 Pondok pesantren yang telah melakukan vaksinasi secara bersamaan dan itu akan terus diperluas sesuai dengan jumlah vaksin yang ada. “Proses vaksinasi adalah proses yang kita ikhtiyari bersama bahwa saat ini memang virus Covid-19 belum berhenti penyebarannya. Dan kita mengikhtiyari bagi pesantren yang santrinya mungkin berinteraksi di dalam pesantren tentu harapan vaksinasi ini bisa memberikan kekebalan kepada santri terutama bagaimana mereka bisa mencari ilmu tetap bisa maksimal dan tetap sehat,” harapnya.

Di tempat yang sama, Moh. An’im asal Cirebon yang sudah _nyantri_ di Lirboyo selama 5 tahun mengatakan baru saja mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Ia menambahkan vaksinasi bisa menambah kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19 saat ini. “Semoga setelah vaksinasi selalu diberi kesehatan dan pandemi ini segera berakhir dan semoga pembelajaran di Pondok Pesantren nanti bisa kembali normal lagi,” tuturnya.

Untuk diketahui, dari total 36 ribu santri Pondok Pesantren Lirboyo, terdata sebanyak 15 ribu santri yang sudah melaksanakan vaksinasi dan 3 ribu diantaranya yang berusia 12 tahun ke atas. Masih ada 21 ribu santri yang akan divaksin secara bertahap menyesuaikan ketersediaan stok vaksin.(*)